...Jurnlistik "Investigasi"...
Name :
Claudia Raesita Amor
Class/NPM :
3SA05/11611685
Assigment :
Jurnalistik “Investigasi”
“Penggunaan Minyak Goreng yang
Berulang-ulang”
“Kalau minyak goreng sudah dipakai sebanyak 3
kali makan minyak harus di ganti dengan minyak goreng yang baru” kata dokter spesialis penyakit dalam
dan diabetes Sumatera Utara , dr. Dharma
Dharma mengemukakan bahwa masalah kesehatan
bisa timul dari pemakaian minyak goreng secara berulang-berulang antara lain
kolesterol. Karena sehausnya penggunaan minyak goreng maksimal sebanyak tiga
kali.
Dia menyebutkan bahwa banyak ibu rumah tangga
yang menggunakan minyak goreng dan baru menggantinya setelah 6-8 kali
pemakaian.
Tetapi bukan hanya kalangan ibu rumah tangga
saja yang menggunakan akal tersebut. Banyak sekali pedagang yang menjual hampir
seluruh makanan nya di goreng itu menggunakan minyak-minyak bekas yang baru di
ganti setelah lima sampai tujuh kali pemakaian. Rata-rata penjual gorengan yang
menggunakan akal tersebut. Karena penjual gorengan biasanya menggunakan banyak
sekali minyak untuk sekali pemakaian, jadi mereka berfikir akan sangat sayang
untuk membuang minyak tersebut, lalu mereka menggunakannya kembali hingga
berkali-kali.
Selain irit ,mereka juga beranggapan bahwa
minyak goreng yang telah di pakai berkali-kali justru menambah cita rasa yang
nikmat. Padahal mereka tidak tahu akan bahaya nya menggunakan minyak goreng
yang sudah bekas tersebut.
Ada juga ulah nakal para penjual gorengan
yaitu mencampurkan plastik minyak goreng ke dalam minyak goreng yang telah di
panaskan terlebih dahulu. Karena untuk membuat kerenyahan makanannya menjadi
lebih tahan lama “ujarnya”.
Padahal banyak sekali bahaya yang terkandung
di dalam minyak goreng tersebut jika di gunakan lebih darin sekali. Contohnya naiknya
kadar kolesterol seseorang akan bertambah, menambah kadar diabetes yang semakin
tinggi, juga sangat mempengaruhi kondisi manusia di kemudian hari.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
apakah anda enjoy di blog saya ?
Total view my blog
Diberdayakan oleh Blogger.

0 komentar:
Posting Komentar