..Wisata Sejarah di Kota Tua Melaka..

Memasuki kota Melaka tampak tidak hidup, lalu lintas sangat sepi dan cuaca panas pun sangat menyenangat. Kami melewati berbagai bangunan tua dan modern, dan sampailah kami dipemberhentian sejenak untuk melihat bagaimana kawasan itu. Dinamakan kota tua Melaka karena selain bangunan di sekitarnya bangunan pada masa lampau, di daerah ini merupakan pusat pertahanan negara saat itu. Banyak cerita dan nilai sejarah disetiap bangunan yang ada.

Kami dan rombongan tertarik dengan salah satu bangunan berwarna merah bata yaitu Christ Chruch Melaka. Iya, itu merupakan gereja Kristen tertua di Malaysia. Dan juga bangunan dari reruntuhan St. Peter Church. Gereja ini dibangun pada tahun 1710 setelah pihak Belanda mengembalikan kebebasan beragama kepada penduduk Roma Katolik di Melaka. Seni desain bangunannya menggabungkan ciri-ciri Timur dan Barat yang menarik.

Artefak tertua didalam gereja ini berupa lonceng yang dibuat di Goa pada tahun 1608. Lonceng ini telah diselamatkan dari sebuah gereja yang lebih tua yang telah dibakar oleh pihak Belanda semasa serangan mereka pada tahun 1641. Dan yang membuat cantik gereja ini adalah ada taman kecil di depan dengan air mancur serta tugu semacam mercusuar.

Di sekeliling gereja ada becak yang dihias sangat heboh. Warna-warna kuning yang mencolok membuat banyak wisatawan tertarik untuk mencoba. Di sebrang tampak bangunan Stadhuys dibangun pada tahun 1650 sebagai kediaman resmi Gubernur Belanda dan para pegawainya merupakan contoh terbaik gaya seni bangunan Belanda ketika itu.

Wisata Sejarah di Kota Tua Melaka
Wisata Sejarah di Kota Tua Melaka

Berlibur di negara Malaysia tidak melulu bangunan tinggi dan ramainya ibukota yang kita lihat. Cobalah lebih mendalami, berjalan ke pinggiran Malaysia untuk mengarahkan kita pada negara tetangga yaitu Singapura. Iya, saya dan rombongan Makarizo lainnya akan melanjutkan liburan ke kota singa. Kami pun memilih jalan darat yang bisa memakan waktu sekitar 5-7 jam tergantung kondisi.

Untuk perjalanan ke sana, kami melewati berbagai daerah pinggiran Malaysia. Awalnya pemandangan yang didapat hanya jalan tol saja, tapi semakin mendekati daerah Melaka, pemandangan pun berubah sedikit menjadi bukit. Dan ternyata benar, bukit atau pemandangan alam seperti gunung yang kami lihat pun adalah bagian dari negara Indonesia yang memang bersebrangan, tepatnya kisaran pulau Sumatera.

0 komentar:

Posting Komentar

apakah anda enjoy di blog saya ?

Total view my blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Entri Populer

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
menjadi diri sendiri lebih baik